Cara Tepat Atasi Anak Mogok Makan

Posted by gokh.art Tuesday, 16 November 2010 0 comments

SI KECIL sering mogok makan? Jangan dibiarkan berlarut-larut, kondisi tersebut bisa menyebabkan anak menderita malnutrisi yang dapat mengganggu proses tumbuh kembang optimal. Sebab, anak mengalami pertumbuhan yang sangat cepat pada 30 bulan pertama kehidupan. Pada periode emas tersebut, organ tubuh (terutama otak) akan berkembang dengan pesat. Jika terjadi kekurangan nutrisi pada masa-masa tersebut, maka akan berpengaruh juga terhadap kecerdasan anak. Jika sang buah hati termasuk salah satu anak yang sulit menerima asupan makanan, berikut ini adalah beberapa trik yang dapat dilakukan untuk mengatasinya :

1. Kurangi cemilan
Singkirkan berbagai makanan ringan seperti keripik, permen, biskuit, dan lain sebagainya dari jangkauan si kecil. Jika perut mungilnya sudah dipenuhi berbagai jenis makanan tersebut, maka tak heran jika dia menolak membuka mulut saat disuapi makanan berat yang lebih bergizi.

2. Berikan contoh yang baik
Jadilah seorang role model dengan memberikan contoh cara makan yang baik. Misalnya, ajari anak agar lebih disiplin dengan menikmati makanan di atas meja makan bersama seluruh anggota keluarga sesuai jam makan yang telah diatur.

3. Lebih kreatif
Sajikan makanan secara kreatif dengan menu yang lebih bervariasi. Misalnya, potong sandwich dengan bentuk-bentuk lucu menggunakan cetakan untuk disajikan saat sarapan. Atau cetak nasi menggunakan mangkuk kecil, kemudian hiasai dengan bentuk wajah tersenyum menggunakan saus tomat atau kecap. Pokoknya, sebisa mungkin buat acara makan menjadi lebih fun!

4. Sajikan makanan dalam porsi mini
Jangan menyamakan ukuran lambung si kecil dengan ukuran lambung orang dewasa. Lebih baik, sajikan makanan untuk anak dalam porsi mini yang lebih bersahabat dengan kapasitas perutnya. Jangan memenuhi piring si kecil dengan makanan yang melimpah ruah karena akan membuatnya malas menyentuh, apalagi menyantapnya.

5. Melibatkan anak memasak
Tanyakan menu apa yang disukai oleh anak, dan ajak dia untuk bersama-sama memasak makanan tersebut. Biasanya, anak kecil lebih suka menyantap masakan yang ia buat sendiri. Maka, libatkan dia untuk membantu Anda dalam urusan dapur yang tidak berbahaya. Misalnya, membantu mengambilkan bumbu-bumbu, ikut mencuci sayuran, dan lain-lain.

6. Jangan menyogok anak
Abaikan godaan untuk menyogok anak dengan makanan pencuci mulut seperti puding atau es krim jika dia mau menghabiskan makanannya. Hal itu justru akan menumbuhkan kebiasaan buruk pada diri si kecil.

7. Duduk di meja makan
Meskipun anak tidak mau menyentuh makanannya, buat agar dia tetap duduk di depan meja makan bersama seluruh anggota keluarga lain. Jika si kecil memerhatikan orang lain menyantap makanan, maka ada kemungkinan dirinya tergoda untuk menyantap sesuatu dari atas piring.

8. Psikologi terbalik
Trik ini mungkin memang tidak akan berhasil dipraktikkan terhadap semua anak, namun patut dicoba. Jika anak menolak makan, ambil sesuatu dari atas piringnya dan nikmati makanan tersebut sambil menyatakan betapa lezat rasanya. Atau berpura-puralah menawarkan makanan tersebut kepada orang lain.
Biasanya, anak kecil tidak suka jika sesuatu yang diklaim sebagai miliknya direbut oleh orang lain. Dengan melakukan trik psikologi tersebut, anak bisa terpacu untuk melahap makanannya. (OL-08)

Cara Tepat Atasi Iritasi Mata Ringan

Posted by gokh.art Monday, 15 November 2010 0 comments

     BERHATI-hatilah, para ahli medis memperkirakan kasus konjungtivitas atau gejala mata merah akan kembali tinggi akhir tahun ini. Terlebih, konjungtivitas merupakan infeksi yang mudah menular dan media penularannya biasanya melalui benda-benda yang dipakai atau bersentuhan dengan mata si penderita, seperti kacamata, handuk, dan sapu tangan.

Selain itu, mata merah bisa juga ditularkan melalui jari tangan apabila si penderita mengusap matanya dengan tangan sehingga tangannya tercemar virus. Maka itu, tidak mengherankan apabila ada salah satu anggota keluarga yang terkena penyakit ini, anggota keluarga yang lain akan sangat mudah tertular.

Saat tertular penyakit ini, kita akan merasa ada benda asing yang masuk mata kita, lalu mata mulai berair, dan berwarna merah. Pada bagian sudut mata, warnanya berubah menjadi merah dan membengkak. Kotoran mata atau belek akan mulai keluar, mata juga akan terasa berat, dan sensitif terhadap cahaya. Gejala lain yang menyertai biasanya demem, pilek, dan nyeri tenggorok. Konjungtivitas dapat disebabkan oleh virus, bakteri, atau reaksi alergi terhadap sesuatu seperti debu, asap, atau bahan kimia. Apabila kita sudah tertular penyakit ini, yang mesti segera dilakukan yaitu:

1. Kompres mata tertutup dengan air hangat selama 5-10 menit perharinya.
2. Obati mata dengan antibiotik yang telah diresepkan dokter Anda selama 2 hari hingga gejalanya mereda.
3. Hindari berbagi obat tetes mata atau kosmetik seperti eyeliner, eyeshadow, atau maskara.
4. Jangan pakai lensa kontak dulu selama 2 hari setelah obat mata selesai dilakukan.
5. Jangan biarkan orang lain menggunakan baju, handuk, atau sarung bantal dan guling Anda.
6. Jangan berenang dahulu guna mencegah bakteri menyebar ke air.
7. Hindari bersalaman dengan orang lain.
8. Hindari obat mata yang telah digunakan dan diresepkan untuk orang lain. Jangan coba-coba untuk mengobati sendiri. Pergilah ke dokter mata atau ke apotek unutk mengetahui obat yang tepat. Obat untuk mata merah biasanya berupa antibiotik dan obat tetes mata. (Pri/OL-06)

Media Indonesia

How to Hardflip High Quality

Posted by gokh.art Tuesday, 2 November 2010 0 comments




silahkan lihat sampai anda paham, kalau perlu silahkan diulang kembali dari awal lagi .. untuk mendownload, silahkan menggunakan YouTube Downloader.

image
image

Friends

Photo Gallery